Rumah Jawa in Griya Asri Oktober 2015

from Sylvania Hutagalung
Rumah di Pangkalan Jati ini adalah karya rumah pertama, oleh Rich, yang pernah saya tulis. Perjalanan penulisannya pun sangat berkesan. Tuan rumah, Mba Nina dan Ibu Atiek sangat hangat dan banyak membantu pemotretan kala itu.
Judul ‘sumarah’ itu saya dapatkan karena terkesima dengan ide dibalik desain rumahnya, begitupun dengan keseharian keluarga Subiyanto yang kami lihat. Saya bahkan membaca 1 buku berjudul ‘Sumarah’ yang direkomendasikan oleh Rich untuk mendalami arti sumarah.
Ketika rumah ini menjadi sampul ASRI Oktober 2015, saya sangat senang sekali. Semakin senang karena ternyata sampul ini juga meraih penghargaan Bronze Winner dalam kompetisi Indonesia Print Media Awards (IPMA) untuk kategori The Best Of Special Interest Local Magazine IPMA 2016.
Foto sampul karya Akhkamul Hakim

Majalah Griya Asri berhasil memenangkan kembali penghargaan Bronze Winner dalam kompetisi Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2016 yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Penghargaan tersebut diberikan untuk sampul Majalah Griya Asri Edisi Oktober 2015 dalam kategori The Best Of Special Interest Local Magazine IPMA 2016. Sementara tahun sebelumnya Asri memenangkan Silverinner dalam kompetisi yang sama untuk sampul edisi Desember 2014.

IPMA merupakan kompetisi sampul muka (cover) tahunan untuk media cetak nasional (majalah, tabloid, surat kabar harian) yang diselenggarakan sejak tahun 2010. Tahun ini merupakan kali yang ketujuh dan digelar dengan empat kategori juara, yaitu kategori surat kabar, majalah lokal, tabloid, dan majalah lisensi. Selain IPMA, ada pula kompetisi untuk rubrik anak muda di surat kabar (Indonesia Young Readers Awards/IYRA), majalah internal (Indonesia Inhouse Magazine Awards/InMA), serta pers mahasiswa (Indonesia Student print Media Awards/ISPRIMA).

Malam penghargaan sendiri diadakan pada 9 Februari lalu bertempat di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sementara pendaftaran dibukan sejak 6 November 2015 hingga 15 Januari 2016. Tahun ini terdapat 885 entri, dengan rincian IPMA sebanyak 503, InMA sejumlah 180 entri, IYRA dengan 144 entri, dan 58 untuk ISPRIMA.

Untuk kompetisi IPMA, dewan juri yang terdiri dari Gunawan Alif (Aspek Komunikasi Massa), Ndang Sutisna (Aspek Ide Kreatif), Arief Prabowo (Aspek Marketing/Pengiklan), Oscar Motulloh (Aspek Fotografi), dan Janoe Arijanto (Aspek Branding), menilai sampul muka dengan berbagai faktor. Faktor tersebut di antaranya, penggunaan warna, nilai seni, penempatan teks, tulisan, pemilihan huruf, kejelasan teks, berita utama, dan dampaknya bagi pembaca.

Foto: Tri Rizeki Darusman